Rossi Sebut Stoner Tidak Realistis

"Stoner Tidak Realistis"LE MANS PERANCIS – Pembalap Ducati Valentino Rossi melontarkan kritik terhadap pernyataan Casey Stoner, juara dunia MotoGP 2011 dari tim Repsol Honda. Ketika mengumumkan pensiun setelah menyelesaikan kompetisi 2012 kemarin, Stoner menyoroti situasi terkini di MotoGP yang menurutnya justru sedang melangkah mundur. Ia berpendapat, semestinya balap MotoGP hanya khusus diperuntukkan motor-motor prototipe, dan bukan berbasis motor produksi yang beredar di jalanan. Nyatanya, semakin lama peraturan dalam balapan semakin tidak jelas, terutama sejak diberlakukannya Claiming Rule Team atau diperbolehkannya tim-tim privateer turun balapan dengan motor berbasis produksi massal dengan sedikit modifikasi untuk sekedar membedakannya dengan Superbike. Stoner juga menyatakan, salah satu alasannya untuk mundur adalah karena ia sudah kehilangan gairah atau passion untuk berlomba, dan salah satunya dikarenakan adanya CRT yang dianggapnya membuat semua tantangan dan hal-hal menarik selama jalannya kompetisi sudah tidak muncul lagi.

 
“Stoner samasekali tidak realistis dengan keadaan sekarang.” cetus Rossi ketika ditanya tanggapannya pasca pengumuman pensiun rival beratnya itu. Menurut Rossi, “Dengan waktu yang terus berjalan dan juga munculnya krisis ekonomi, mau tidak mau harus ada suatu terobosan yang dilakukan untuk bisa tetap mempertahankan balapan ini tetap menarik. Memang MotoGP sekarang sudah tidak seperti dulu yang begitu kompetitif. Tapi kembali pada kenyataan yang ada, bahwa MotoGP juga tidak mungkin memaksakan peraturan tanpa mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan setiap tim untuk berlomba.”

 
Rossi mengaku sebenarnya ia setuju dengan alasan Stoner bahwa kompetisi sekarang sudah tidak semenarik dulu. Tapi seiring berjalannya waktu, ternyata perekonomian tidak mendukung tim-tim pabrikan untuk bisa buang duit dalam jumlah besar seperti dulu untuk menghasilkan motor yang super kencang. Menurutnya, memang sangat ideal kalau sebuah kompetisi MotoGP bisa diikuti 25 motor yang semuanya prototipe. Tapi masalahnya tidak semua tim punya uang sebanyak yang dibutuhkannya untuk meriset sebuah motor prototipe.

 
Selain mengaku kecewa dengan kondisi balapan sekarang yang kemudian menjadi salah satu alasannya pensiun, Stoner juga mengungkap bahwa sudah tidak ada lagi rasa hormat terhadap sesama anggota tim yang saling membantu untuk menciptakan sebuah motor kencang, bekerja dalam trailer sekaligus motorhome tim, dan menyuguhkan tontonan menarik dari kerja keras para kru setiap minggunya. Tapi lagi-lagi Rossi menampik hal itu. Menurutnya, balapan saat ini masih cukup menyenangkan, termasuk memberi masukan kepada tim mekanik untuk melakukan perubahan setelan. Kalau memang balapan sekarang kurang menarik, Rossi berpandangan itu semata hanya dari segi teknis saja, bukan dari sisi pembalap. (yz – Autosport)

This entry was posted in MOTOGP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s