Rossi Di Ambang Dilema

Image

Rossi “numpang” Hayden Usai Balapan

LAGUNA SECA – Terjungkalnya Valentino Rossi hanya tiga lap menjelang finish di seri kesepuluh MotoGP dinihari tadi semakin menguatkan rumor bahwa Ducati akan kesulitan mempertahankan The Doctor untuk tetap memperkuat tim asal Bologna Italia itu. Rossi memang gagal finish setelah di tikungan corkscrew yang memang merupakan tikungan paling sulit bagi pembalap maupun motor, ia tidak bisa mengarahkan motornya sehingga harus terpelanting dan motornya terbang menabrak ban pembatas. Beruntung juara dunia MotoGP 7 kali ini tidak mengalami cedera, hanya baju belakangnya saja yang terlihat sobek dalam balapan tadi.

Rossi mengaku tidak habis pikir dengan kecelakaan yang menimpanya tadi, karena menurutnya ia tidak sedang dalam ritme balap yang cepat. Bahkan ia menegaskan terus berusaha mempertahankan ritme balapnya yang cenderung lambat untuk bisa tetap memperoleh cengkeraman maksimal sambil berusaha mengejar pembalap-pembalap didepannya. Menurut Rossi, bagian depan motor tidak mencengkeram dengan baik tiap kali mendekati corkscrew terutama ketika menanjak atau posisi vertikal, dan lagi-lagi ini jadi pekerjaan rumah lagi bagi Ducati untuk memperbaikinya. Masalah lainnya, cengkeraman ban depan juga tidak maksimal bahkan ketika sudah 30 putaran. Rasanya masih seperti ban baru kata Rossi.

Dengan kondisi ini, tampaknya akan semakin berat bagi Ducati untuk bisa mempertahankan Valentino Rossi di barisan tim, mengingat sampai saat ini Rossi masih belum memberikan keputusan terkait penawaran perpanjangan kontrak yang baru untuk musim 2013. Pembalap kelahiran 1979 ini memang masih punya waktu sampai dua minggu kedepan pada libur musim panas hingga menjelang balapan di Indianapolis 17-19 Agustus mendatang, apakah ia akan tetap berada di Ducati atau kembali ke tim Yamaha yang ditinggalkannya akhir 2010 ketika Jorge Lorenzo menjadi juara dunia MotoGP. Sebuah dilema yang cukup berat bagi Rossi, karena beberapa waktu lalu ia sempat berkomentar bahwa untuk perkembangan karirnya kedepan di MotoGP, uang bukanlah segalanya. Bagi Ducati sendiri, ucapan Rossi itu juga merupakan sinyalemen yang harus diperhatikan, karena meski tawaran yang diberikan masih lebih besar dari Yamaha, kans untuk menang juga jadi pertimbangan jadi tidaknya The Doctor untuk pindah.

Sejak meninggalkan Yamaha 2010 lalu, Rossi memang belum pernah sekalipun mencapai prestasi puncak. Hanya dua podium yang berhasil didapatnya selama membela Ducati. Sisanya ia harus menjadi bulan-bulanan pembalap-pembalap pabrikan Honda dan Yamaha. Bahkan tim satelit seperti Monster Yamaha Tech 3 pun juga sulit dikejarnya. Soal bayaran memang cukup menggiurkan bagi Rossi bila tetap bertahan di Ducati. Tapi kalau bertahan hanya untuk tidak pernah menang, tentu ini jadi beban bagi pembalap asal Urbino ini, mengingat reputasinya sebagai salah satu legenda MotoGP dengan 7 kali juara dunia. (YZ – CRASH)

This entry was posted in MOTOGP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s