Rossi Masih Bingung

ImageMUGELLO – Makin dekat dengan seri kesebelas MotoGP di Indianapolis, rumor kepindahan Valentino Rossi ke tim Yamaha Factory Racing makin santer. Apalagi kemarin sempat muncul komentar dari pembalap Monster Yamaha Tech 3 Andrea Dovizioso. Dovi selama ini berharap kepindahannya ke tim satelit Yamaha itu supaya bisa meraih kesempatan masuk ke tim pabrikan. Apalagi harapan itu makin kuat ketika Ben Spies mengumumkan tahun ini adalah tahun terakhirnya bersama tim Yamaha Factory. Munculnya rumor Rossi akan balik kucing ke Yamaha membuat mantan pembalap Repsol Honda ini ketar-ketir bahkan sempat jengkel juga.

Rossi sendiri mengatakan bahwa ia akan segera membuat keputusan dalam dua minggu ini. Waktu ditanya tentang bayaran, juara dunia 7 kali MotoGP asal Urbino Italia ini menjawab, tawaran Ducati jelas lebih besar daripada Yamaha meski secara nominal ada penurunan jumlah. Namun yang membuat rumor akan kembalinya Rossi ke Yamaha makin kuat adalah, bahwa ia mengatakan kalau yang diincarnya adalah uang, sudah jelas ia akan membuat pilihan dan itu pasti tetap bersama Ducati. Yang diincar pembalap kriwil ini adalah bukan semata-mata soal uang. Dengan alasan klise tapi mengarah seperti itu, makin banyak yang menduga bahwa ia akan kembali bersama Lorenzo di Yamaha Factory Racing, sekaligus memupuskan harapan Andrea Dovizioso untuk bergabung. Namun masih ada satu hal yang menghambat terbuktinya rumor tersebut, yakni target Rossi untuk bisa juara dunia di tiga tim pabrikan yang berbeda. Di Ducati peluang itu sebetulnya masih terbuka lebar, asal tim asal Bologna itu mau membuat perbaikan radikal supaya motor bisa lebih jinak lagi untuk dikendalikan.

Selama bergabung dengan Ducati, Rossi mengaku sangat kesulitan untuk bisa mendapat feeling berkendara yang pas. Bahkan ketika seri kesepuluh di Laguna Seca 29 Juli lalu, ia sampai harus rela tidak finish tiga lap menjelang berakhirnya balapan karena ketika sedang menuju corkscrew yang memang dikenal sebagai tikungan yang menyulitkan, ia kehilangan grip roda depan sehingga harus jumpalitan dan motornya terbang menghantam ban pembatas. Beruntung pembalap 33 tahun itu tidak cedera apapun. Karena dua tahun membalap tanpa hasil signifikan, Rossi mulai berkilah dengan melontarkan pernyataan untuk bisa membuat dirinya kembali ke jalur kemenangan, ada dua hal yang bisa dilakukannya: yang pertama adalah pindah ke tim yang sudah punya motor berspesifikasi juara, dan yang kedua adalah tetap tinggal di Ducati tapi dengan resiko terus berjudi dengan pengembangan jangka panjang yang entah sampai kapan, meski untuk tahun depan Ducati akan mendapat sokongan dari pabrikan mobil asal Jerman Audi. (YZ – AUTOSPORT)

This entry was posted in MOTOGP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s