Rossi Minta Maaf Kepada Fansnya

ImageINDIANAPOLIS – Setelah cukup lama bungkam soal rencana kepindahannya kembali ke Yamaha, Valentino Rossi akhirnya buka suara. Kemarin pembalap yang identik dengan nomor start 46 itu minta maaf pada para pendukungnya, karena selama bergabung di Ducati, tidak ada prestasi yang membanggakan yang bisa diberikannya kepada mereka semua, sekalipun ia berhasil meraih dua podium sampai saat ini.

Lewat akun twitternya @ValeYellow46 Rossi berucap, “Benar-benar sangat memalukan tidak bisa tampil kompetitif di Ducati. Padahal itu akan menjadi kepuasan yang sangat luar biasa untukku dan semua kru yang bekerja bersamaku. Tentunya hal itu juga akan menjadi kesenangan buat para pendukungku. Aku minta maaf kepada kalian semua. Sekarang masih ada 8 seri yang masih tersisa, dan kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan yang terbaik. Salam dari Indy.”

Sejak penampilannya tidak pernah memuaskan di Ducati, Rossi sudah mengubur impiannya untuk bisa juara dunia dari tiga tim yang berbeda. Apalagi ia tidak bisa seperti Casey Stoner yang sejak tahun pertama di Ducati sudah bisa tampil luar biasa sehingga bisa juara dunia pada saat itu juga. Apalagi buruknya penampilan Stoner di tahun keduanya bersama Ducati, lebih disebabkan faktor mentalnya yang sempat drop karena Rossi berhasil mempermainkan ritme balapnya sehingga pembalap Australia itu kerapkali jatuh karena kesalahannya sendiri. Kemampuan beradaptasi yang sangat cepat itulah yang rupanya tidak dimiliki Rossi bahkan Hayden yang sudah lebih lama berada di Ducati, sehingga kesan bahwa Ducati hanya diciptakan untuk pembalap seperti Stoner masih terus jadi kutukan hingga saat ini.

Karena usianya sudah 33 tahun, mau tidak mau Rossi harus cepat membuat pilihan kalau masih ingin bisa ikut dalam perebutan juara dunia. Kalau tetap berada di Ducati, maka seperti yang disampaikan Davide Brivio penasehat sekaligus manajernya, usia Rossi sudah terlalu tua untuk menunggu. Karena itulah begitu Yamaha kembali menghubunginya untuk kemungkinan bergabung kembali sekaligus mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ben Spies yang mundur tahun depan, membuatnya langsung memutuskan untuk kembali satu paddock dengan Jorge Lorenzo, meski harus menerima konsekuensi diperlakukan sebagai pembalap nomor dua. (YZ – CRASH)

This entry was posted in MOTOGP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s