Pedrosa Juara, Stoner Luar Biasa

ImageINDIANAPOLIS – Dani Pedrosa dari Repsol Honda, sukses menjuarai seri kesebelas balap MotoGP yang berlangsung Minggu 19 Agustus 2012 siang waktu setempat, atau Senin dinihari Waktu Indonesia Barat. Tampil seakan tanpa beban, pembalap asal Spanyol ini sejak awal start sudah bertarung head to head dengan Ben Spies, pembalap Yamaha Factory Racing asal negeri penyelenggara balapan yaitu Amerika Serikat. Balapan dinihari tadi berlangsung di sirkuit Indianapolis, dan juga letaknya tidak jauh dari kota kelahiran Nicky Hayden pembalap Ducati, yang berasal dari Kentucky.

Ketika lampu hijau start menyala, Spies yang berhasrat membukukan kemenangan di kandang sendiri langsung merangsek keluar dari grid kedua tempatnya start. Ia berhasil mendahului Jorge Lorenzo rekan setimnya, dan langsung memimpin balapan hingga tiga putaran. Dani Pedrosa yang terlihat tampil sangat tenang mencoba menguntit pembalap yang dijuluki The Elbowz karena sikutnya yang selalu melebar seperti sayap mengepak ketika akan menikung itu. Tepat di pertengahan menjelang lap keempat, pembalap mungil yang awet bersama Honda ini berhasil menemukan celah dan langsung mendahului Spies. Pembalap bernomor motor 11 ini berusaha menyusul Pedrosa yang sudah anteng didepan, namun ternyata lagi-lagi ia harus mengalami nasib sial. Motor YZR M1 yang dikendarainya berasap alias njebluk sehingga terpaksa di lebih dari 20 putaran sisa, Spies harus puas hanya jadi penonton saja.

Mundurnya Spies membuat kondisi jadi menguntungkan buat Lorenzo. Hanya saja kali ini rekan senegara Pedrosa tapi beda tim ini tampak kesulitan mendekati pembalap yang sempat datang untuk launching produk Honda di Indonesia itu hingga balapan berakhir. Hal itu diperparah ketika menjelang lap terakhir, Lorenzo justru terhalang oleh pembalap-pembalap paling belakang. Salah satu diantaranya seakan tidak peduli kalau yang dibelakangnya adalah pembalap nomor dua dari depan dan ia seharusnya minggir memberi jalan. Karena jengkel dengan pembalap dari tim CRT alias Claiming Rule Team itu, begitu Lorenzo berhasil menyusulnya di sebuah tikungan, ia menendangkan kaki kanannya sebagai simbol umpatan untuknya. Wajar Lorenzo sebal karena dengan begitu ia jadi makin tertinggal dari Pedrosa yang jauh memimpin di depan.

Disisi lain, pembalap Monster Yamaha Tech 3 Andrea Dovizioso sukses meraih podium kelimanya tahun ini. Ia finish di urutan ketiga, terpaut sekitar 9 detik dari Jorge Lorenzo. Dovi yang tahun depan kehilangan kans untuk pindah ke tim pabrikan Yamaha untuk menggantikan Ben Spies, sepertinya tidak mau terjebak dalam kekecewaan dan memilih memaksimalkan performa motornya. Meski terlihat tampil lebih hati-hati karena kondisi sirkuit yang cukup licin, Dovi mampu mengejar Lorenzo meski jaraknya sudah sangat jauh. Ia sempat head to head dengan Casey Stoner yang rupanya memaksakan diri untuk turun meski ligamen dan engkel kaki kanannya cedera cukup parah. Sempat kalah dari mantan rekan setimnya di Repsol Honda, Dovi akhirnya berhasil membuat Stoner mencium asap motornya.

Penampilan terbaik sebetulnya pantas dialamatkan untuk Stoner. Juara dunia 2011 itu benar-benar bonek alias bondho nekat (modal nekat) untuk bisa tampil dan ikut dalam perburuan poin dan podium, meski secara fisik sebetulnya tidak memungkinkan untuk tampil. Start dari urutan keenam, Stoner sebetulnya punya kesempatan meraih podium ketiga setelah sempat unggul hampir satu detik dari mantan rekan setimnya Andrea Dovizioso. Sayangnya kendala cedera membuat pembalap Australia itu terpaksa merelakan podiumnya direbut Dovi. (YZ – MOTOGP)

This entry was posted in MOTOGP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s