Motegi Dikuasai Spanyol

ImageMOTEGI – Dani Pedrosa unjuk gigi di seri ke-15 MotoGP yang berlangsung di sirkuit Twin Ring Motegi Jepang siang ini waktu Indonesia barat. Pembalap Repsol Honda ini sukses meninggalkan musuh bebuyutannya Jorge Lorenzo dari tim Yamaha Factory Racing hampir 2 detik untuk meraih juara di sirkuit yang juga merupakan kandang tim Honda.

Start dari posisi kedua tidak membuat Pedrosa berputus asa. Harapan untuk bisa menjadi juara dunia setelah bertahun-tahun bergabung di Repsol Honda belum sekalipun mengangkat trofi kebanggaan pembalap MotoGP, membuat Spaniard 27 tahun itu begitu berambisi menjuarai beberapa seri terakhir. Peluang yang terbuka begitu lebar ketika Casey Stoner yang menjadi rekan setimnya cedera parah pada engkel kaki kanannya sehingga membuat persaingan perebutan juara dunia menjadi sedikit longgar. Pedrosa melihat inilah kesempatan meraih impian yang belum tercapai itu. Ketika balapan masih menyisakan 13 putaran dari 24 putaran yang digelar, pembalap berpostur mungil itu sukses menelikung Lorenzo dan mempertahankan posisi hingga balapan usai. Lorenzo sendiri begitu menyadari tidak bisa mempush motor untuk mengambil alih kembali posisi pertama, lebih memilih bermain aman di posisi kedua dan masih tetap unggul dalam perolehan poin klasemen sementara. Lorenzo masih memimpin dengan 310 poin, sedangkan Pedrosa di tempat kedua dengan 282 angka. Masih ada 3 seri tersisa dan Pedrosa masih berpeluang dengan syarat harus terus menerus juara seri, sementara Lorenzo setidaknya satu kali DNF alias tidak finish, sesuatu yang sepertinya memang mustahil dengan kondisi X-Fuera sampai saat ini.

Balapan di Motegi siang hari ini juga menorehkan catatan unik. Juara pertama sampai ketiga seluruhnya dikuasai pembalap Spanyol, mulai Dani Pedrosa hingga Alvaro Bautista yang naik podium ketiga. Bautista sendiri berhasil menapak podium setelah bertarung head to head dengan jagoan dari Monster Yamaha Tech 3 Cal Crutchlow. Beberapa kali kedua pembalap ini saling overtake sebelum akhirnya Crutchlow harus menyerah karena hal sepele: motornya kehabisan bensin di lap terakhir. Sayang memang, karena pertarungan Bautista yang baru saja memperpanjang kontrak dengan Honda Gresini dengan Crutchlow yang juga baru saja memperpanjang masa berlaku eksistensinya di Monster Yamaha Tech 3 jauh lebih menarik dibandingkan pertarungan antara Pedrosa dan Lorenzo.

Tidak finishnya Crutchlow membuat rekan setimnya Andrea Dovizioso beruntung karena bisa naik ke posisi empat, setelah sempat bertarung sengit dengan Casey Stoner yang comeback setelah operasi pemulihan kaki kanannya yang cedera. Kondisi fisik Stoner yang masih belum prima membuat juara dunia 2011 itu mau tidak mau harus rela membiarkan Dovi menyalipnya. Di klasemen, posisi Dovizioso berada di urutan empat dengan 192 poin, selisih 5 angka dengan Stoner. (YZ – MOTOGP)

This entry was posted in MOTOGP. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s